Abah Falak dan PP Hamalatul Qur’an Al Falakiyah

buwlet

Tubagus Muhammad Falak bin KH. Tubagus Abbas adalah seorang kiai kharismatik yang dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan pesantren dan kemudian dikenal luas Oleh kalangan masyarakat sebagai pemimpin rohani dalam gerakan sufi sebagai mursyid Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah yang mengambil ijazah langsung dari Syekh Abdul Karim Banten.buwletBeliau adalah tokoh agama yang dikenal pula karena keahliannya dalam ilmu kasyaf yang memiliki kedalaman ilmu agama dan memiliki keluhuran budi pekerti yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat luas.Tubagus Muhammad Falak dilahirkan pada tahun 1842 di Sabi, pandeglang banten. Abah falak wafat pada tanggal 19 Juli 1972 M atau 8 Jumadil Akhir 1392 H, yang di usianya yang ke 130. Sejak kecil beliau mendapatkan pendidikan agama Islam dari orang tuanya. Ayahnya KH. Tubagus Abbas adalah kiai pemimpin pesantren yang hidup dari hasil bertani dan sangat aktif dalam melakukan kegiatan dakwah dan syiar Islam di daerah pandeglang dan sekitarnya bersama isterinya yaitu Ratu Quraisyn.

Secara  garis kuturunan, KH.Tubagus Muhammad Falak tidak saja berasal dari keturunan kiai pesantren, tetapi juga keturunan dari keluarga kesultanan Banten melalui ayah beliau, KH. Tubagus Abbas. Silsilah keturunan beliau sarnpai kepada salah seorang dari sembilan wali yang memiliki putera bernama Sultan Maulana Hasanuddin Banten yaitu Syarif Hidayatullah atau lebih dikenal dengan sebutan Sunan Gunung Jati.

Di usia 15 tahun tepatnya pada tahun 1857, MH. Tubagus Muhammad Falak diberangkatkan oleh orangtuanya ke Mekah untuk menunaikan lbadah haji dan menuntut berbagai bidang ilmu perngetahuan agama di sana. Selama mukim di Mekkah beliau berguru  dengan ulama besar lndonesia bernama Syekh Abdul Karim banten.

Setelah empat puluh tiga tahun (43,w. 1972) sepeninggal beliau. Salah seorang cicitnya bernama TB Asep Zulfiqor bin KH. TB. Zainal Abidin Thohir Falak memIliki ide untuk meneruskan cita-cita perjuangan beliau melalui Pesantren Khusus Al Qur’an.  Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah berdiri tahun 2012, bergerak di bidang pendidikan formal setingkat SMP ( SMP Tahfizh Al Falakiyah ) dengan program khusus Hafalan 30 Juz Al Qur’an. Tahun  ini, 2015, adalah angkatan yang ke tiga dan sekaligus akan meluluskan angkatan pertama dengan capaian sebagian santrinya telah berhasil hafal Al Qur’an 30 Juz. Pada tahun ini, 2015 akan segera di buka sekolah formal setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai kelanjutan dari program sekolah tingkat pertama yang telah di rintisnya tiga tahun yang lalu. ##

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>