Category Archives: Gallery

Selamat Ramadhan

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1437 H

Ramadhan bulan penuh kemuliaan segera tiba. Mari lengkapi jadwal imsakiyah Ramadhan 1437 H anda dengan jadwal yang telah kami buat untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Khusus dalam jadwal ini, untuk istilah Imsak kami sebut juga sebagai tanbih atau peringatan 10 menit menjelang terbit fajar.

Semoga bermanfaat.

Download format JPEG klik di sini

 

al-quran-sebagai-syafaat

Imam Besar Istiqlal: Jangan Sekedar Hafal Alquran Tapi Pahami dan Amalkan

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Islam memberi keutamaan besar bagi orang yang menghafal Alquran. Namun, yang tidak kalah penting dari menghafal adalah memahami dan mengamalkan kandungan Alquran.

Hal itu disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Ali Mustafa Ya’kub, dalam acara Khataman SMP Tahfidzh Qur’an Al Falakiyah, Bogor, Ahad (24/5). “Bacaan Alquran perlu diwariskan dengan benar, tapi lebih baik lagi jika ditambah dengan pemahaman yang benar agar tidak melahirkan generasi yang hafal belaka,” ujar KH. Ali Mustafa.

DSCF2132

Ziarah, sebagai Tabarrukan Kepada Alim Ulama

Masih dalam rangkaian  Tasyakkut khotmil  Qu’an, Sekolah Menengah Pertama  (SMP ) Tahfidz Qur’an  Al Falakiyah, Pagentongan, Bogor melaksanakan ziarah dan Silaturrahin ke Beberapa Alim Ulama di Banten. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai tanda syukur dan mengenang jasa para Ulama  yang sudah tidak ada atau yang masih hidup dalam memperjuangkan agama Islam sehingga bisa tersebar di seluruh Nusantara.

Di samping itu juga sebagai upaya memperkenalkan para santri yang telah lulus dan Hafal AlQuran 30 JUz, 300 Hadits kepada para ulama yang masih hidup untuk didoakan supaya  ilmu yang hari ini mereka dapatkan lebih bisa bermanfaat  untuk mereka sendiri dan orang lain.

Nanda M. Lutfi Ambari, Duduk di kursi wakil walikota Bogor, Ir, Usmar harima.

Audiensi Wakil Wakil Walikota Bogor

AL Falakiyah_Bogor.

Selasa, 19 mei 2015. Kegembiraan terlihat saat para santri SMP TAHFIZH ALFalakiyah,mendengar kabar akan diajak bertemu dengan pak wakil wali kota Bogor.

20150519_140940Hal ini menjadi  wajar karena walikota dan wakilnya adalah sebuah jabatan tertinggi disebuah wilayah tingkat II, dan semua mengetahui tidak mudah mendapatkan menjalankan amanah itu,perlu pengorbanan besar. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai rangkaian kegiatan khotmul Qur’an yang akan berlangsung mulai tanggal 22,_24 mei 2015, di PESANTREN HAMALATUL QURAN ALFALAKIYAH,Pagentongan, Loji,Kec. Bogor Barat, Kota Bogor.  Kegiatan ini akan diawali dengan khotmil Qur’an bil ghoib, bagi santri yang telah selesai menghatamkan hafalannya. Kemudian dirangkai dengan ujian umum dan puncak hataman yang akan dihadiri oleh Prof,DR. KH. Mustofa Ali Ya’kub. (imam besar Masjid Istiqlal,jakarta) dan Prof. DR,HJ Ummu Salamah,menantu almaghdurlahu, KH, TB, Falak Abas (Abah  Falak). Tiga tahun usia sekolah ini telah berhasil menghantarkan enam santrinya selesai menghafal 30 juz. Adalah Siti Rahmah (15 tahun), Yanti Novalia (14 tahun), Inas Taqiyatul Husna (14tahun ), M.Lutfi Ambari (16 tahun), M.Alwi Husaini (16 tahun), M.Adib (14 tahun ). “Alhamdulillah hari ini, kita dapat diterima oleh pak wakil walikota Bogor Bapak UsmarHariman, ini me jadi bukti bahwa pemerintah memperhatikan dunia pendidikan,hususnya pendidikan Al Qur’an.” cerita zainal,kepala sekolah SMP TAHFIZH ALFALAKIYAH, Sesaat setelah audien diruang wakil walikota. Dalam sambutannya, wakil walikota Bogor,Ir. Usmar Hariman mengataka bahwa” Kita akan terus bersinergi dengan dunia pendidikan untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang handal dan berakhlakul karimah, sekaligus juga akan terus memfasilitasi perkembangan pendidikan,” ujar wakil walikota. Sedangkan santriwati, Siti Rahmah,salah satu wisudawan yang berhasil menghatamkanhafalan hanya dalam waktu 14 bulan mengatakan; ” saya senang sekali hari ini karena bisa bertenu langsung dengan bapak Usmar,wakil walikota, sekaligus diberikan izin untuk berfoto bersama beliaw di kursi yang biasa beliau untuk bekerja,semoga ini menjadi motivasi bagi kami unk meraih masa depan yang lebih baik. Dan saya juga berterima kasih kepada semua guru-guru saya telah membimbing kami sehingga bisa sepweti ini.”ungkapnya. Kepala sekolah,zainal juga menambahkan, bahwa, “kegiatan semacam ini saya usulkan untuk diadakan setiap tahun bagi para santri yang berhasil menghatamkan hafalannya untuk bertemu dan berfotodi kursi walikota ataupun wakil walikota.”pungkasnya.

Lulusan SMP Tahfidz Al Falakiyah Mampu Hafal Al-Qur’an 30 Juz dan 500 Hadits

10 Mei 2015 11:29 Ditulis oleh Erik Kategori: Pendidikan Dilihat: 100  Cetak  Email
SMP Tahfidz Al Falakiyah

BOGOR-KITA.com – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahfidz Al Falakiyah merupakan sekolah khusus yang mampu mendidik anak asuhnya (murid) dengan menghafal Al-Qur’an 30 Juz dan 500 Hadits.

Pada tahun keempat ini, Al Falakiyah meluluskan santrinya setingkat SMP ankatan pertama.

“Alhamdulillah tahun ini kami mempunyai angkatan pertama dengan murid yang mampu menghafal Al-Qur’an hingga 30 Juz,” kata Kepala Sekolah SMP dan Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Falakiyah, Zainul Abidin Al Azriyyah, SH, di Bogor, Minggu (10/52015).

Ia juga mengatakan, meski tidak mayoritas anak didiknya mampu dengan 30 Juz, namun paling tidak setengahnya yakni 15 Juz dengan hapalan hadits.

“Pemberian materi setiap harinya memang selalu ditambah empat halaman baru Al-Qur’an. Maka siswa dan sisiwi kami mampu menghafal dengan cepat,” ujarnya.

Sementara menurut pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falakiyah, TB Asep Zulfiqor ZA Thohir Falak, sebagai bentuk penghormatan, perhatian dan syukur, pihaknya akan menggelar Khotmul Qur’an di halaman sekolahnya pada 23-24 Mei 2015 mendatang.

“Sebagai bentuk apresiasi dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan Khotmul Qur’an yang akan dibacakan oleh ananda Rahma (salah satu murid angkatan pertama yang hafal 1-30 Juz) dan Tasyakur Al-Qur’an yakni murid yang baru beres menghafal 30 Juz namun belum mampu disimak atau ditampilkan pada Khotmul Qur’an,” pungkasnya. [] Erik

Tujuh Kalimat Mustajab

Alfalakiyah_Bogor 25.4.15

Tulisan ini di muat di HU Republika dalam rubrik hikmah.23.4.15

Semua orang mendambakan kebahagiaan. Akan tetapi, memaknai sebuah kebahagiaan bisa berbeda antara satu dan yang lainnya. Bagi kaum materialis, bahagia adalah jika sudah terpenuhinya segala kebutuhan fisik. Hanya, kebutuhan fisik tidak akan pernah ada batasannya.

H.Khotimi Bahri dan Kyai Tb. Asep ZUlfiqor (pengasuh PP Hamalatul Quran Al Falakiyah-Bogor)

H.Khotimi Bahri dan Kyai Tb. Asep ZUlfiqor (pengasuh PP Hamalatul Quran Al Falakiyah-Bogor)

Dalam agama Islam, kebahagiaan (as-sa’adah) adalah selerasnya keinginan hamba dengan taufik Allah SWT. Kebahagiaan ini akan terasa tidak hanya ketika masih hidup di dunia, tetapi juga akan terus berlanjut hingga kehidupan di akhirat kelak.

Ada tujuh kalimat yang sangat mulia di sisi Allah beserta para malaikat, sekaligus menempatkan orang yang istiqamah mengamalkannya, mendapatkan ampunan Allah SWT. Inilah sebenarnya kebahagiaan yang hakiki yang dicari setiap hamba Allah SWT.

Pertama, membaca basmalah (bismillah) ketika akan memulai segala sesuatu. Dengan membaca basmalah, berarti seorang hamba menyertakan permohonan keberkahan dan limpahan rahmat Allah dalam pekerjaannya. Kedua, membaca hamdalah (alhamdulillah) ketika selesai mengerjakan sesuatu. Hamdalah adalah kalimat pujian seorang hamba atas kemudahan dan kemurahan Allah yang menyertai pekerjaannya.

Ketiga, membaca istighfar (astaghfirullah) jika terucap kata yang tidak patut. Perkataan kotor, nista, dan mengandung unsur nifak merupakan hal yang tercela, karenanya Islam sangat mengecam perilaku ini. Demikian juga tindakan-tindakan yang menyalahi norma agama. Maka sepatutnya bagi pelakunya untuk memohon ampunan Allah SWT. Keempat, mengucapkan “insya Allah” ketika ingin berbuat sesuatu. Rasulullah Muhammad SAW pernah diingatkan oleh Allah agar mengucapkan kalimat tersebut jika menjanjikan sesuatu. Ini terkait dengan janji Beliau untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kaum Quraisy.

Kelima, mengucapkan “la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyil adzim” jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapannya. Kalimat ini sekaligus menegaskan kemahakuasaan Allah dan menunjukkan kelemahan hamba di hadapan-Nya. Keenam, mengucapkan “inna lillahi wa inna ilaihi roji’un” jika sedang tertipa musibah. Kalimat yang dikenal dengan sebutan istirja’ ini menunjukkan sikap tawakal sang hamba. Dan tawakal merupakan salah satu sifat yang diperintahkan dalam Islam.

Ketujuh, membaca “La Ilaha Illallahu, Muhammadur Rosulullah” sepanjang hari, petang dan malam. Kalimat persaksian ini merupakan akar sekaligus password bagi setiap kaum Muslimin. Dengan kalimat ini seorang hamba bisa langsung mengikatkan ruhaninya dengan Sang Pencipta segala sesuatu. Kalimat yang jika dibaca di akhir hayat seseorang akan menjadi penjamin surga sekaligus pembuka pintu surga di akhirat kelak. Wallahu a’lam bishawab.

Oleh H A Khotimi Bahri

#redaksi,ziednie

Hafal Al Qur’an,Satu Tahun Dua Bulan?!

1.1.2014

“Al Qur’an diturunkan untuk dipelajari untuk siapa saja, termasuk yang menghafalkan. Tidak  hanya untuk kalangan yang memiliki kecerdasa tinggi.” Ujar Kyai Asep, Pengasuh Pesantren Tahfdz Qur’an Al Falakiyah.

Kalimat itu muncul untuk memberikan keyakinan kepada orang tua yang akan mendaftarkan putra-putrinya untuk bersekolah di Sekolah Menengah pertama (SMP) Tahfidz Qur’an Al Falakiyah, sekolah dimana beliau dirikan husus dengan program hafalan 30 Juz Al Qur’an.

Dan Siapa nyana ucapan beliau bulan lalu menjadi kenyataan dengan telah berhasil membimibing sanrinya hatam menghafal Al Qur’an 30 Juz pada bulan November 2013 lalu.

Adalah Siti Rahma, anak yatim dari  Cisarua yang telah berhasil menghatamkan hafalan 30 Juz dalam tempo tidak lebih dari satu tahun dua bulan. Tidak hanya itu Rahma juga telah berhasil menghafalkan  hadits lebih  dari separo 200 an Hadits. Atas prestasi ini, bulan Januari ini ibunda Siti Rahmah Insyaallah  akan diberangkatkan Umroh bersama dua orang pengasuh, Kyai Asep Zulfiqor dan Umi Thoyyibah serta satu orang wali santri yang telah menghafalkan lebih dari enam belas Juz yaitu, ibunda dari Alwi Husaini yang berasal dari Bekasi.

“Ini adalah Berkah Al Qur’an”. Ujar Umi Thoyyibah, salah seorang pengasuh Pesantren, yang juga sekaligus  istri dari Kyai Asep Zulfiqor.

SELAMAT YA, UMI, ABI!!!  DOAKAN kami juga untuk segera ikut menyusul ziarah ke ke Mekkah.

Diskusi tentang pendidikan berkarakter sesuai budaya bangsa,bersama awak redaksi HU Republika, Jakarta 20/4/2015

Alfalakiyah_Bogor. 24.4.15

Pendidikan yang baik disamping harus dengan metode yang unggul juga harus berada dalam lingkungan yang hebat.

Diskusi tentang pendidikan berkarakter sesuai budaya bangsa,bersama awak redaksi HU Republika, Jakarta 20/4/2015

Diskusi tentang pendidikan berkarakter sesuai budaya bangsa,bersama awak redaksi HU Republika, Jakarta 20/4/2015

Mengajar Hafalan Alquran Tidak Transaksional

http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/15/04/20/nn3rwm-mengajar-hafalan-alquran-tidak-transaksional
Senin, 20 April 2015, 18:29 WIB

IMG_0024

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Keikhlasan dalam mengajar dan membimbing santri dalam meghafal Alqur’an merupakan faktor yang mendukung guna mendapatakan keberkahan hafalan.
Seorang ustaz akan mudah mendapatkan keberkahan dalam mengajar jika dibarengi dengan keikhlasan dalam menjalankan pekerjaan mulia tersebut.

“Kita mendidik agar para pengajar tidak transaksional dalam mengajar, supaya berkah,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren SMP Tahfiz Qur’an Al-Falakiyah Ustaz TB Asep Zulfiqor saat berkunjung ke kantor Republika, Senin (20/4).

Dia menjelaskan SMP Tahfiz Qur’an Al Falakiyah meskipun mengajarkan siswa didik menghafal Alqur’an tapi dia mengakui tidak menjual jasa. Karena mengajarkan Alquran adalah amal saleh seperti halnya menebarkan ilmu-ilmu Allah.
“Kami mengajarkan pada guru-guru agar merasa mulia karena mengabdi, balasannya adalah keberkahan,” ungkap Asep menjelaskan.

Meski demikian dia juga menerapkan standarisasi guru, agar guru-guru yang mengajar juga memiliki kualitas yang unggul.
Menurutnya mayorita guru-guru pengajar adalah lulusan S2, hanya beberapa saja yang baru lulus S1. “Kalau helem aja ada standarnya masa ustaz mengajar Alquran tidak ada standarnya,” Jelasnya.

IMG_0201

Testimoni Ustd Qomarudin Al Hafidz

IMG_0201Jagalah Bacaan Al Qur’an kariem, sampai akhirat, Allah SWT akan meminta orang-orang yang ahli Qur’an membaca AL Qur’an di surga dan ahli Qur’an adalah keluarga Allah SWT di dunia.

Dan orang yang terbaik adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkan- Nya. Selamat buat kalian semoga Allah memberikan keberkahan hidup kepada orang-orang cinta A Qur’an. Aamiiin.