“KHATAMAN  TIGA HARI TIGA MALAM”

M. Faqih dengan hafal 20 juz.

SMP TAHFIZH QUR’AN AL FALAKIYAH adalah lembaga pendidikan yang mengkhususkan anak didiknya (santri_red) dengan program hafalan 30 Juz,300 Hadits dan faham bahasa dan kitab kuning. DI  bawah naungan YAYASAN ABAS (Amal Bhakti Anak Sholeh) di bawah asuhan Kyai TB ASEP ZULFIQOR ZA T FALAK DAN UMI THOYYIBAH MUSLIM.

Tahun ini (2015) adalah tahun perdana bagi sekolah ini meluluskan siswanya. (BERDIRI TAHUN 2012.  Tercatat  enam santri lulusannya telah  berhasil menghatamkan hafalannya sebanyak 30 Juz, hafal 300 Hadits dan faham bahasa arab dan kitab kuning.

Acara ini di hadiri oleh Wakil Walikota Bogor, Ir, Usmar hariman, Danrem Suryakencana/061, Rois Syuriah PCNU Kota Bogor (Kyai Fuad Fitri Fahrurrozi),  dan  Mustasyar PCNU (KH. Dudi Zuhdi Mas’ud) Kota Bogor, Para Ulama dan Kyai Se Bogor Raya, Tokoh Ormas, dan Pemuda , Undangan serta Semua Wali santri dan keluargnya.

Haflah dan Khotmil tahun ini dimulai dari  hari kamis  hingga Ahad, tanggal 22 -24 Mei 2015. Bertempat di Pesantran HAMALATUL QUR’AN ALFALAKIYAH. Helaran diawali dengan hataman 30 juz secara bilghoib ( tanpa lihat Al Qur’an) oleh pesarta yang di wisuda. Kemudian dengan  haflah yang terdiri dari 20 pangung atau kelompok, dengan melibatkan 150-an santri,dengan dibuat kelompok, masing kelompok terdiri dari 7-8 santri yang membaca masing-masing hafalan yang telah  dikuasainya baik Al Qur’an maupun Hadits. Dengan disaksikan langsung oleh keluarga  wali santri, wali santri dan undangan lainnya.  Yang tersebar di beberapa titik  masjid , majlis  Talim dan juga rumah-rumah penduduk sekitar pesantran Hamalatul Qur’an Al falakiyah, di kampung Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Adalah Siti Rahmah (perempuan, 15 tahun) hafal dalam 14 bulan, Yanti Novalia ( Perempuan, 14 Tahun) Hafal dalam 15 Tahun, Inas Taqiyatul Husna (Perempuan,14 Tahun) hafal 16 bulan, M.Lutfi Ambari (laki-laki,16 Tahun) hafal 27 bulan. M. Adib Saifullah ( Laki-laki, 14 Tahun) Hafal 20 bulan, M. ALwi Husaini ( Laki-laki,16 Tahun) Hafal 28 bulan.

ACara Khotmil Qur’an sendiri adalah kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun  sebagai bagian dari hafalah/ujian bagi santri dengan hafalan tertingginya masing-masing, baik alqur’an maupun haditsnya dan merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan Khotmil yang dilaksanakan.

Acara Puncak Khotmil Quran  yang dilaksanakan pada Ahad, 24 Mei 2015, diawali dengan demonstrasi santri junior (santri SD/MI), demonstrasi Qiroati, Tajwid, Ghorib dan Musykilat yang diuji langsung oleh para tamuundangan, pejabat PEMKOT Bogor dan para wali santri.

Acara ini dimaksudkan sebagai ajang tes kemampuan anak dalam menghafal Alqur’an, Hadits dan Bahasa/kitab kuning baik Tajwid, Makhorijul huruf, Ghorib dan Musykilatnya selama mereka belajar di SMP TAHFIZ  QURAN ALFALAKIYAH. Dan Tahun ini juga sebagai GRAND OPENING dalam peluncuran SMA HAMALATUL QUR’AN.

Sebelum rangkaian Khotmil Dilaksanakan, seluruh wisudawan diajak untuk Audiensi dengan Walikota Bogor,pada hari selasa, 19 Mei 2015 di ruang Wakil Walikota, Gedung balaikota Bogor, yang di terima oleh Wakil Walikota Bogor, Ir. Usmar Hariman, bahkan setelah acara dialog para santri diberikan kesempatan untuk berfoto bersama dengan Bapak wakil Walikota ddengan duduk di kursi kerja wakil walikota Bogor. Dalam kesempatan ini pak wakil juga berpesan kepada para santri untuk terus giat belajar sehingga kelak menjadi  pemimpin yang handal karena memliki dasar ilmu yang kuat.

Dalam Puncak acara yang diisi tausiyah oleh Prof DR. KH. Ali Mustofa Ya’kub (Imam Besar  Masjid Istiqlal Jakarta) dan Prof DR, Hj Ummu Salamah, Ms. (Guru Besar taswuf Univeritas Pasundan, Bandung) yang juga mantu dari KH. TB Falak Abbas (Alm) Ulama ahli falak tekenal  kaliber Internasional.

Dalam Tausiyah yang disampaikan oleh Prof DR. H.Ali Mustofa Ya’kub,menekankang tentang:

  1. Bacaan Al Qur’an jangan diwariskan dengan benar,akan tetapi lebih benar lagi adalah ajarkan faham yang benar dengan alqur’an. Sehinga tidak melahirkan generasi yang hafal belaka.
  2. Hafal Qur’an Bagus, akan tetapi lebih bagus lagi adalah dengan juga megajarkan kandungan isinya dan sekaligus mengamalkan kandungan maknanya. Sehingga mereka tidak menjadi robot-robot yang hanya bisa mengkoreksi orang lain dengan mengkafirkan orang lain dan sebagainya sebagai akibat dari pengetahuannya yang sepenggal.
  3. Lembaga ini harus terus dikembangkan, sehingga benar-benar mencetak generasi yang Hamilul Qur’an dan berjiwa Qur’ani.

 

Sementara Prof Hj Ummu Salamah, Lebih menekankan tentang potret pendidikan sekarang ini yang tidak memiliki ciri khusus, sehingga pada gilirannya hanya melahirkan generasi yang ‘tanggung’  dengan kwalifikasi yang kalah bersaing alias pas-pasan, hadirnya SMP ini dengan ciri khusus  diyakini akan dapat bersaing dan akan melahirkan generasi yang hebat dengan kemampuan yang akan dimiliki kelak. Karena dia memiliki karakter khusus ditengah-tengah gejolah global dan persaingan yang tidak mudah.

Kyai TB Asep Zulfiqor,  pengasuh, dalam sambutannya mengatakan;”Bahwa pesantren ini dibangun sebagai jawaban atas kegundahan banyak kalangan yang telah banyak mulai melupakan Al Qur’an.” pungkasnya.

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>