Santriwati Lebih Mudah Menghafal Hadis

Senin, 20 April 2015, 19:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengasuh Pondok Pesantren SMP Tahfiz Qur’an Al-Falakiyah Ustaz TB Asep Zulfiqor mengakui santriwati lebih mudah menghafal hadis dibandingkan dengan santri laki-laki.IMG_0075

“Santriwati justru lebih mudah menghafal hadis, karena ketika mens dia tidak membaca Alquran tapi digunakan untuk mendengarkan dan menghafal hadis,” papar Asep saat berkunjung ke kantor Republika, Senin (20/4).

Ustaz Asep menjelaskan santriwati yang ada di pesantren Tahfiz Qur’an Al-Falakiyah cerdik dalam menyiasati kondisi. Ketika datang waktu mestruasi dilarang membaca dan menyentuh Alquran digunakan waktu tersebut untuk menghafalkan hadis.

Menurut dia, pada masa datang bulan bahkan santriwati bisa menghafal 60 sampai 90 hadis. Salah satu santriwati yang sudah menginjak tahun kedua di pesantern Al Falakiyah, Inas Taqiyatul Husna mengakui hal tersebut. “Iya, waktu tidak boleh membaca Alquran (mentruasi) kami gunakan untuk menghafal hadis,” kata Inas.

Selain Inas, santriwati lainnya, Siti Rahmah juga mengungkapkan hal serupa. Menurut Siti Rahmah, untuk mengisi kekosongan hafalan Alquran, dia manfaatkan waktu untuk meghafal hadis.

Ustaz Asep mengatakan di Pondok Pesantren SMP Tahfiz Qur’an Al-Falakiyah diajarkan beragam hadis. Di tahun pertama diajarkan tentang hadis akhlak, tahun kedua hadis akidah, dan tahun ketiga tentang berbagai macam hadis yang berkaitan dengan hukum-hukum syariat.

#ziednie

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>